
Nah… sambil ngabuburit enaknya cari inspirasi apa ya?
Inspirasi tulisan aja lebih enak kayaknya. Kalau inspirasi menu berbuka mah... urusan master koki di rumah he he...
Tulisan kali ini mengupas kondisi sosial masyarakat kita, yang saat ini sedang diresahkan dengan angka perampokan yang semakin meningkat. Rupanya para perampok tahu betul timingnya beraksi. Ya iyalah...
Lantas apa urusannya dengan qta?
”Masih untung ngga’ dirampok, apalagi mikirin masalah gituan. Bikin ngeri, hiii...”
Nah... ini nih orang yang apatis. Cuek sama kondisi masyarakat disekitarnya.
”Yang penting gue ngga’ kenapa kenapa”, hayo... ada yang mau ngeless?
Bukannya su’udzon, karena memang inilah potret individu dalam masyarakat kita. Diakui atau tidak, semakin berkembangnya masyarakat khususnya di kota, bisa menimbulkan kerumitan masalah.
Masyarakat yang tadinya aman dan tentram, terusik oleh tamu yang membuat keruwetan di masyarakat. Hal ini terjadi karena kurangnya sense of social dalam bermasyarakat. Walaupun terdapat banyak individu, tidak mampu menciptakan kebersamaan.
Nah... tambah ngaco aja
Inilah yang membuat masalah kriminalitas dengan mudah mengobrak abrik keamanan dan ketentraman masyarakat. Sehingga dengan sendirinya masyarakatlah yang dirugikan.
Kalau sudah kayak gini ujung-ujungnya pasti saling tuding.
Hanya mengandalkan polisi aja ndak cukup...
Butuh kemitraan antara polisi dan masyarakat dalam mengatasi masalah kriminalitas ini.
Yup! Untuk mengatasi masalah kriminalitas dibutuhkan kemitraan antara polisi dan masyarakat. Ini juga untuk kepentingan bersama, agar masyarakat kembali aman dan tentram. Wallahu’alam