Kejenuhan menderaku, harus bagaimana?
Rutinitas pekerjaan membuatku merasa jenuh. Mungkin memang salahku, yang terlalu nyaman dengan rutinitas dan lupa akan tujuan hidupku yang sebenarnya. Bahwa pekerjaan itu lebih dari sekedar rutinitas. Di dalamnya ada visi dan misi yang harus diwujudkan. Ada niatan mulia yang harus direalisasikan.
Kenyataannya, bekerja malah membawaku jauh dari pencapaian visi dan misi. Adakah yang salah?
Salahku, yang tidak mampu menjaga konsistensi. Visi dan misi senantiasa berubah, walaupun sebenarnya tidak ada yang berubah substansinya. Namun karena sibuk mengutak atik itulah, yang akhirnya membuatku jalan di tempat. Tidak ada yang bisa dievaluasi karena tujuan selalu berubah ubah.
Kalau sudah begini, yang bisa dilakukan cuma menata ulang langkah pencapaian visi dan misi. Tidak ada lagi aktivitas mengutak atik visi dan misi, karena visi dan misi yang ada sekarang ini harus diwujudkan terlebih dulu.
Nah... Detik ini juga, tulisan ini menjadi saksi momentum bersejarah bagiku. Momentum untuk menggapai kesuksesan yang telah aku canangkan. Kesuksesan dalam membangun kehidupan pribadi, keluarga dan sosial yang lebih baik. Baik di dunia, juga baik untuk akhirat. Wallahua'lam
Think, do and be positive